Ikan 2

Lombok (Hari ke-2)

Hari kedua kita di Gili Trawangan, yang pertama dilakukan adalah bangun pagi untuk mengejar sunrise. Tepat pukul 05.30 pagi, kita sudah siap menuju spot sunrise di Gili Trawangan dengan menggunakan sepeda yang sudah disediakan oleh pihak hotel. Sudah lama juga saya tidak naik sepeda, rasanya senang sekali. Bisa kebut-kebutan naik sepeda di pagi hari, dan masih sepi tidak banyak cidomo yang lalu lalang.

sepeda

Kangen Sepedaan

Sayangnya pagi ini, cuaca sedikit kurang mendukung. Mendung dan sedikit gerimis, jadi sunrisenya tidak terlalu terlihat karena tertutup oleh awan. Tapi ya okelah daripada tidak dapat sama sekali. hehe Padahal kalau tidak mendung, kita bisa melihat sunrise dengan view pegunungan.

sunset

Sunrise @ Gili Trawangan

Tapi kita masih tetap berharap sunrise akan muncul dengan indahnya, sambil ambil beberapa foto narsis. :p Foto yang paling ok, ya gaya dengan yoga pose. Karena akan muncul seperti siluet siluet gitu.

Yoga

Yoga Pose

Akhirnya kita lanjutkan perjalanan bersepeda dengan mengelilingi Gili Trawangan dan berhenti di setiap spot yang cocok untuk ambil foto.

Pantai

Salah Satu Spot Foto

Salah satunya ya foto di ayunan yang berada di tengah laut. Kalau belum foto di ayunan itu berarti belum datang ke Gili Trawangan. :p Ada dua spot ayunan sebetulnya, yang satu di The Exile Gili dan satu nya di Ombak Sunset. Karena di The Exile Gili sepi dan lebih dekat, akhirnya foto disini saja. Foto di ayunan ini akan lebih bagus jika sedang moment sunset, karena disini spot bagus untuk sunset.

Ayunan

Ayunan @ The Exile Gili

Karena kita sudah berasa lelah gowes sepeda dan matahari mulai terik, kita putuskan untuk kembali ke hotel untuk sarapan dengan rute yang berbeda. Dengan bermodal sok tahu, nyasar dan akhirnya menggunakan GPS untuk sampai hotel. Ketika akan masuk belok ke hotel, tiba-tiba berpapasan dengan pria asing aka bule dan tampan sekali, akhirnya saya dan bule itu sedikit memelankan laju sepeda dan saling menatap. Dalam hati saya “Ganteng juga ini bule”.

Sampai di hotel, langsung menuju resto untuk sarapan. Disini resto nya open air dan dengan view kolam renang dan deretan villa yang tanpa kolam renang sendiri. Menu sarapannya ada buffet terdiri dari waffle, buah-buahan, sereal, dll. Croissant nya enak banget deh, fresh from the oven gitu wangi dan yummmy. Kita juga harus memesan menu utama untuk sarapan dan minuman tambahannya. Saya memesan Nasi Goreng, karena ingat akan snorkeling jadi harus makan nasi dan minumnya Mojito lemon gitu. Rasanya enak terutama mojitonya.

11

Nasi Goreng dan Lemon Mojito

Waktu nunggu nasi goreng ini dateng, tiba-tiba lihat bule tampan yang papasan pas tadi sepedaan. Ternyataaaa dia Chef di hotel ini, jadilah rasa nasi gorengnya makin enak. Kalau ke Lombok lagi, nginep sini lagi lah. Siapa tau bisa kenalan sama Chef nya buat diajarin masak. :p

10

View saat sarapan

Selesai sarapan, kita langsung packing dan siap-siap untuk snorkeling di tiga gili yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Kebetulan saya sudah siap packing, jadi sambil menunggu teman-teman packing saya berenang lagi saja. hehe

Selesai packing dan berenang, langsung check out dan minta pihak hotel untuk mencarikan cidomo untuk kita ke dermaga. Akhirnya dapat cidomo, kita langsung menuju dermaga untuk bertemu dengan orang kapal yang akan mengantar hoping island 3 gili. Karena kita hoping island nya private, jadi jam nya kita yang menentukan. Biaya untuk hoping island private ini kita dapatkan sekitar Rp. 1.300.000 sudah keliling 3 Gili, 1 guide, 1 nakhoda kapal, dan pulangnya di antar ke Teluk Nara. Kapal yang kita pilih kali ini yaitu model glass bottom, kita bisa melihat dari kapal untuk pemandangan bawah laut, karena dibawah kapal adalah kaca.

private boat

Glass Bottom Private Boat

Kalau mau ikut hoping island yang public, bisa join dengan travel-travel yang ada disekitaran dekat dermaga yang menawarkan hoping island 3 gili dengan biaya sekitar Rp. 120.000 – 150.000. Tapi kalau ikut yang public, jam nya sudah ditentukan oleh pihak travel sekitar pukul 10.30 sudah berangkat dari dermaga dan akan kembali pukul 15.00, untuk kapalnya sharing dengan sekitar 30 orang wisatawan.

Public Boat

Boat Ramai-Ramai dari Travel

Bisa bedakan kan, yang private dan yang public. Takut tumpah penuh banget banget. hehe

Swim

Let’s Go

Snorkeling spot pertama yaitu Gili Meno, kita lihat terumbuk karang yang cantik-cantik deh. Jangan sampai terinjak atau disentuk ya guys.

Terumbuk

Terumbuk Karang

Disini ikannya tidak terlalu banyak, tapi terumbuk karangnya bagus-bagus. Selanjutnya kita mencari penyu, ada satu spot dekat Gili Meno tempat penyu-penyu berenang. Karena kita sudah terlalu siang, kata guide nya jadi susah nemu penyu nya. Biasanya sekitar pukul 09.00 atau 10.00 pagi, penyu-penyu banyak berenang.

Ikan 2

Kaya di Aquarium kan?

Karena kita tidak dapat dapat penyu nya, kita lanjutkan ke spot berikutnya yang banyak ikan-ikannya. Jadi kita sudah menyiapkan roti tawar untuk menjadi umpan ikan-ikan tersebut. Ikannya memang banyak kalau di Gili Air.

Ikan

Ikan Ikan di Gili Air

Sudah lelah snorkeling, saatnya mendarat di Gili Air untuk makan siang. Karena tidak nafsu makan nasi, jadi kita pesan cemilan-cemilan saja dan minum air kelapa.

Gili Air

Deretan Resto @ Gili Air

Lunch

Kalau Sudah Makan, Ga Peduli Foto Bagus Apa nggak

Harga makannya sih menurut saya standar ya, tidak terlalu mahal juga. Tapi disini saya mencoba gelato enak banget deh, satu scoop nya Rp. 15.000. Namanya Gili’s Gelato.

Gelato

Strawberry Sorbet Gelato

Selesai makan kita diantar menuju Teluk Nara, karena hari ini akan menginap di daerah Senggigi yaitu Dream Estate Resort. Di perjalanan kita sempatkan mampir di beberapa spot untuk sunset sekitar senggigi, tapi cuaca mendukung jadi tidak mungkin dapat sunset. Salah satunya Bukit Malibu, dari sini kita bisa lihat deretan 3 Gili yaitu Air, Meno, dan Trawangan.

View Malibu

View Bukit Malibu

Sesampainya di Teluk Nara, kita dijemput oleh driver yang akan mengantar kita ke hotel untuk mandi dulu dan bersih-bersih, baru malamnya pergi makan malam dan membeli oleh-oleh.

Dream Estate

Dream Estate Resort

Villa nya bersih dan besar, serta fasilitasnya lengkap sekali. Kalau niat sih bisa masak-masak juga, tapi ya kita malas karena capek juga. hehe

Setelah istirahat, kita lanjutkan perjalanan untuk membeli oleh-oleh. Saya lupa sih nama tempat beli oleh-olehnya yang pasti setiap wisatawan pasti mampir ke tempat oleh-oleh tersebut. Menurut saya, oleh-oleh dari Lombok tidak ada yang menarik untuk di beli terutama makanannya ya. Saya sedikit menyesal, kenapa tidak beli kain tenun lebih banyak saja kemarin di Desa Sade, karena saya benar-benar bingung mau beli oleh-oleh apa untuk makanannya. Makanan khasnya manisan rumput laut, kalau manisan gini sih saya tidak perlu beli jauh-jauh dari lombok, karena keluarga papa saya juga suka buat dan saya tidak suka makanan manis. hehe

Manisan Rumput Laut

Manisan Rumput Laut

Harga manisan ini satu bungkusnya sekitar Rp. 170.000 lumayan mahal kan untuk ukuran manisan. Di sebelah toko oleh-oleh makanan, ada toko mutiara saya sempat lihat-lihat tapi kok mutiaranya besar-besar ya, jadi tidak berminat untuk beli, karena terlihat kaya ibu-ibu kalau di pakai. Selesai belanja oleh-oleh, akhirnya kita pergi makan malam di Furama Resto. Resto nya ini di pinggir pantai senggigi, dan menu andalannya adalah seafood. Kita hanya memesan ikan, cumi, sayuran, dll. Kita bebas mau dimasak apa saja tinggal bilang sama pelayan resto nya.

Furama Resto

Furama Resto

Ikan Bakar

Ikan Bakar

Menurut ku sih rasanya biasa saja, tidak terlalu enak-enak banget. Mungkin karena lagi migrain ya, jadi rasanya biasa banget. Harga makanan disini tergolong mahal ya dengan rasa yang biasa. Kita bertiga dan dua menu untuk driver, total keseluruhannya habis Rp. 425.000. Selesai makan kita kembali ke hotel, untuk istirahat dan tidur kepala saya pusing sekali. Sampai di hotel, langsung packing dan tidur siap-siap untuk besok pagi hoping island di Gili Nanggu. Good nite, see you tomorrow ^_^

Pengeluaran :

Mobil (sewa)                     : Rp. 500.000/ hari

Kapal glass bottom           : Rp. 1.300.000 (Private)

Makan siang                       : Rp. 300.000

Hotel                                    : Rp. 1.200.000/ malam

Makan Malam @ Furama : Rp. 425.000

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s