Ferry dengan ongkos 30 sen MYR

Penang – 1 Day (23 Des 2014)

Perjalanan menuju Pulang Pinang alias Penang, kali ini menggunakan bus malam dari Malacca Sentral menggunakan bus travel Transnasional. Saya beli tiketnya lagi-lagi melalui EasyBook, karena males ribet dan biar dapet tiketnya juga, jadi beli di Indonesia sebelum berangkat.

Bus Transnasional Double Deck

Bus Transnasional Double Deck

Harga tiketnya sekitar 48 MYR, bus nya sama double deck seperti bus dari Singapore ke Malacca. Kebetulan kita dapat tempat duduk paling depan, persis hadap-hadapan dengan kaca menghadap ke jalan raya. Lumayan kaget pas dapet tempat duduk paling depan, khusus penumpang pasti di atas dan perjalanan malam. Bus berangkat pukul 20.30 dari Malacca Sentral, dan diperkirakan sampai Butterworth pukul 06.00 pagi. Kenyataanya kita sampai di Butterworth pukul 03.00 pagi, untungnya disitu banyak orang yang nunggu pagi untuk nyebrang ke Pulau Pinang dengan Ferry atau yang naik bus kota yang mulai beroperasi pukul 05.00. Jadi kita nunggu di terminal Butterworth sampai pukul 05.00, dan menuju ke pelabuhan Ferry menuju Pulau Pinang.

Ferry dengan ongkos 30 sen MYR

Ferry dengan ongkos 30 sen MYR

Dari terminal Butterworth untuk naik Ferry ini, kita tinggal mengikuti petunjuk arah yang ada di terminal, nanti sampailah kita di pelabuhan Ferry. Kita masukkan koin 30 sen MYR ke mesin pintu masuk, dan kita masuk satu per satu. Jika tidak punya uang logam 30 sen, kita bisa tukar ke loket nya. Perjalanan dari Butterworth ke Pulau Pinang dengan Ferry hanya sekitar 15 menit saja, kita sampai di pelabuhan ferry Pulau Pinang, langsung menuju terminal bus yang berhadapan dengan pelabuhan, lalu kita langsung antri di antrian penumpang yang akan menggunakan bus CAT (Bus gratis nya Penang untuk wisata Georgetown) yang beroperasi sejak pukul 06.00 – 24.00.

CAT free bus for visited Georgetown Heritage

CAT free bus for visited Georgetown Heritage

All people in CAT

All people in CAT

CAT ini ada 2 rute :

1. Pelabuan Ferry – Komtar
2. Komtar – Pelabuhan Ferry

CAT Route and Heritage Trail

CAT Route and Heritage Trail

St. George Church

St. George Church

Lalu kita naik dan berhenti di halte no. 16 di samping St. George Church, dan berjalan kaki sekitar 5 – 10 menit menuju penginapan di Stewart lane, Lane artinya sama seperti gang. Nama penginapan kita yaitu 33 Stewart house, penginapannya enak bersih, pemiliknya ramah banget dan helpfull.

Tampak Depan Penginapan

Tampak Depan Penginapan

Dorm double bed

Dorm double bed

Menginap disini, satu orang kena 30 MYR sudah termasuk breakfast. Penginapan ini strategis kemana mana deket, tinggal jalan kaki saja. Hujan terus di Penang dari pagi sampai siang tidak henti, akhirnya kita putuskan untuk leyeh-leyeh dulu deh. Baru siang jalan untuk cari makan siang di resto Nasi Kandar Line Clear. Nasi kandar ini sangat terkenal dan rame banget, resto ini buka 24 jam, dengan berbagai macam pilihan lauk, dan lauknya besar-besar, sampai ada udang seekor harga 200 ribu. haha

Briani Rice with Chicken : 8 MYR

Briani Rice with Chicken : 8 MYR

Saya pilih makan dengan nasi briyani dan ayam goreng, dengan harga 8 MYR. Nasi briyani nya enak dan porsinya jumbo, bisa buat dua orang, ayam gorengnya pun sama besar. Kenyang banget pokoknya makan disini.
Selesai makan kita jalan menuju Mesjid Kapitan Keling,karena kita pakai celana pendek, jadi ga enak kalau mau masuk. Jadi cukup foto-foto di depan mesjid saja.

Mesjid Kapitan Keling

Mesjid Kapitan Keling

Selesai keliling dengan kondisi cuaca yang buruk alias hujan, kita putuskan untuk ngemall saja sambil cari sepatu Vincci buatan Malaysia, mall pertama yang kita kunjungi di daerah Komtar, lagi-lagi menggunakan bus CAT untuk menuju komtar. Tapi tidak mendapatkan hasil apa-apa di Komtar, hanya dapat souvenir dan belanja buah. Kita lanjut menuju Gurney Plaza dengan menggunakan bus 203 dari terminal Komtar. Di sini pun tidak mendapatkan hasil, karena sepatunya tidak ada yang bagus-bagus. Jadi kita cari makan malam saja di Gurney Street Food, disini ramai sekali. Lokasinya tidak jauh dari Gurney Plaza, jalan kaki hanya 5 menit saja.

Saya pilih untuk coba makan Pasembur, berupa gorengan yang disiram bumbu khas pasembur dan membeli kue ape. Pasembur ini, kita pilih gorengan yang kita mau, lalu nanti dipotong-potong sama abangnya dan disiram bumbu dan diberi irisan timun dan bengkoang. Harganya nanti tergantung gorengan yang kita pilih.

Counter Pasembur

Counter Pasembur

Rojak Pasembur

Rojak Pasembur

Kue Ape

Kue Ape

Lalu kita pulang dengan Taxi, karena bus hanya beroperasi sampai pukul 20.00. Kita pulang pukul 20.30, dan sampai dengan selamat di penginapan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s