Liburan kali ini paling aneh dan super tidak jelas, awalnya saya dan 2 orang teman berencana untuk membeli tiket liburan ke Bangkok pada satu malam. Tiba-tiba salah satu teman saya berkata “Kita kapan ke Cirebon? Jangan ngomong doang”, lalu satu teman menjawab “Ya sudah weekend ini aj, gimana?”. Saya jawab “Ok, buka sekarang web tiket kereta”.

Alhasil malam itu bukan beli tiket ke Bangkok, tapi malah beli tiket ke Cirebon. So this is our one day trip to Cirebon.

Kita pergi dengan kereta Cirebon Express yang paling pagi pukul 05.30 dari stasiun gambir menuju stasiun Cirebon. Sampai di Cirebon pukul 09.00, dan sudah di tunggu oleh driver yang kita sewa untuk seharian di Cirebon.

tiket

Tiket Kereta

Perhentian pertama kita di Cirebon yaitu sarapan “Nasi Jamblang Bu Nur” yang lokasinya ada di Jalan Cangkring II No. 34, Kejaksan, dekat Grage Mall. Jalanan ke sini sempit banget, dan begitu sampai di tempat ini ramai sekali padahal itu kan masih pagi ya. Penasaran juga kenapa ramai dan apa sih itu Nasi Jamblang? padahal dari kecil sering banget ke Cirebon hampir setiap tahun ke kota ini dan mainnya ya ke Grage Mall juga, tapi tidak pernah mencoba Nasi Jamblang.

nasi-jamblang

Nasi Jamblang

Nasi Jamblang adalah nasi kecil yang di bungkus daun jati dan dalam kondisi masih hangat, lalu kita pilih untuk lauknya apa saja. Mirip-mirip ampera atau warteg gitu lah ya, bedanya cuma di nasi saja karena di bungkus daun jati. Kali ini saya pilih lauk nya bakwan jagung, udang pedas, sate usus, dan sambal pedas. Rasanya enak deh karena hangat kali ya, dan minumnya teh tawar hangat, nikmat alhamdulillah. 😀 Salah satu wisata kuliner wajib cobalah kalau ke Cirebon. Harganya juga tidak terlalu mahal, saya punya hanya sekitar Rp. 12.000.

Kenyang makan, lanjut perjalan selanjutnya menuju Keraton Kanoman Cirebon yang terletak di Jl. Winaon Kampung Kanoman, Kanoman. Keraton ini erat kaitannya dengan sejarah agama islam, yang mana berkaitan dengan Sunan Gunung Jati. Disini juga selalu ada kegiatan Grebeg Syawal untuk berziarah ke makan leluhur. Sampai saat ini, keraton masih di pimpin oleh seorang raja yang konon katanya masih single. :p (ini waktu saya berkunjung bulan maret 2016 ya) Kalau sekarang ya kurang tau juga deh. haha

istana

Istana Keraton Kanoman Cirebon

pangeran

Raja Keraton Kanoman (Saat ini)

Disini juga ada museum yang menyimpan benda-benda bersejarah dan ada beberapa benda yang masih digunakan saat acara-acara keraton dan juga banyak porcelain asli dari china yang menghiasi dinding-dinding keraton.

porcelain

Porcelain

Lalu di Keraton Kanoman ini juga terdapat gereja yang sengaja di bangun untuk menghormati warga yang beragam kristen. Sejak dulu saja walau berbeda agama, bisa saling menghormati dan tenggang rasa, tapi kenapa sekarang malah pada ribut sih ya.

gereja

Gereja Kanoman

Next kita lanjut ke tujuan selanjutnya, Keraton Kasepuhan Cirebon. Keraton ini lebih besar, lebih terawat dibandingkan dengan Keraton Kanoman Cirebon. Tapi di Keraton Kasepuhan Cirebon kita tidak bisa masuk ke istananya, karena tertutup hanya untuk keluarga dan tamu undangan keraton saja yang dapat masuk.

keraton-kasepuhan

Keraton Kasepuhan Cirebon

Disini juga mereka memiliki museum benda-benda sejarah dan masih digunakan sampai sekarang ini. Kereta kencana yang selalu digunakan setiap event-event keraton Cirebon.

keraton-kasepuhan-2

Selesai keliling keraton, kita mampir ke tempat oleh-oleh untuk beli batik dan makanan khas cirebon, juga makan empal gentong. Kita makan empal gentong H. Apud rasanya ya lumayan dan ramai sekali, sepertinya makan empal gentong lebih enak sore atau malam hari karena makannya sup.

empal-gentong

Empal Gentong

Makan kenyang, oleh-oleh sudah, jalan-jalan sudah, berikutnya bingung mau kemana lagi, karena cirebon hanya disitu-situ saja. Jadi akhirnya kita putuskan untuk di drop di mall saja sambil ngemil & ngopi-ngopi. Sekarang mall di Cirebon sudah mulai banyak, dulu kayanya cuma garage doang.

Berakhirlah sudah liburan kita kali ini, sampai jumpa di trip selanjutnya. Happy Holiday ^_^

 

 

Les Villas Ottalia – Gili Trawangan

Akhir bulan april 2016, saya berlibur ke Pulau Lombok dan memutuskan untuk menginap di daerah Gili Trawangan. Salah satu pulau kecil yang ramai dengan wisatawan baik dari dalam negeri ataupun manca negara dan kehidupan malamnya.

Di Gili Trawangan ini saya memilih menginap di sebuah resort yang bernama Les Villas Ottalia. Resort ini cocok untuk orang yang ingin honeymoon atau suasana tenang jauh dari kebisingan. Karena letak resort ini, agak terpencil. Tapi buat saya juga cocok yang liburan bersama teman-teman, soalnya tempatnya enak banget.

Untuk menuju ke resort ini, saat sampai di dermaga Gili Trawangan cukup bilang pada bapak cidomo (delman) nya “Saya menginap di les villas ottalia, tolong di antar ke sana” tapi nanti pas turun jangan lupa bayar ya. hehe

Ongkos naik cidomo Rp. 100.000 per sekali jalan ya, ya ok lah daripada kamu harus geret-geret koper soalnya kalau jalan kaki lumayan jauh dan belum tentu ketemu. Saya saja sempat nyasar pas hari kedua main sepeda, pulang nya bingung jalannya. hehe

Berikut Lokasi Les Villas Ottalia

Di resort ini ada beberapa tipe villa diantaranya :

  1. Bungalow : Rp. 750.000/ malam (exclude tax)
  2. Villa Superior : Rp. 1.000.000/ malam (exclude tax)
  3. Villa Deluxe 1 Bedroom : Rp. 1.200.000/ malam (exclude tax)
  4. Villa Deluxe 2 Bedroom : Rp. 1.500.000/ malam (exclude tax)

Bedanya apa sih dari tiap-tiap villa itu?

  1. Bungalow : modelnya hanya bungalow berisi satu tempat tidur & kamar mandi. Tapi jangan sedih, view bungalow ini kolam renang yang besar untuk semua tamu Les Villas Ottalia dan juga restaurant.
    bungalow

    Kamar Bungalow

    view-bungalow

    View Tipe Bungalow

  2. Villa Superior : Bungalow terpisah diberi pagar yang tinggi, dimana pagarnya terbuat dari tanaman rambat ke atas dan juga ada private pool nya. Sayangnya untuk superior tidak ada dapur.
    superior

    Villa Superior

    kamar-superior

    Kamar Superior

  3. Villa Deluxe 1 Bedroom : kamarnya sama saja dengan villa superior bedanya dengan superior, villa ini punya dapur, ada sofa untuk santai, halamannya juga lebih luas dan juga ada sofa untuk berjemur. :p

    dapur-kolam-renang-sofa

    Tempat Santai @ Villa Deluxe 1 Bedroom

  4. Villa Deluxe 2 Bedroom : kamarnya sama tidak jauh berbeda, mereka ada 2 villa di satu tempat gitu. Enaknya halaman luas, ada bale-bale, dapur, kamar mandi luas outdoor jadi bisa sambil liat bintang-bintang pas lagi mandi atau pup malem-malem. :p
deluxe-2

Villa Deluxe 2 Bedroom

dapur-bale-bale

Bale Bale & Dapur

malem

View Malam

Gimana? pasti langsung tergoda kan liat resort nya. :p

Saya menginap di Villa Deluxe 2 Bedroom, dan sangat puas menginap disini karena bisa berenang sampai bosan bahkan malam hari berenang sampai jam 23.00.

Bisa jadi referensi teman-teman yang akan ke Gili Trawangan dengan suasana villa private. Sangat rekomen dan review nya bagus banget dari tripadvisor pun.

Happy holiday ^_^

Lombok (Hari ke – 3)

Okeh this is our last day in Lombok, but our flight on 9 p.m. so we have a lot of time to explore west lombok. Let’s go Gili Nanggu.

1

Gaya-gayaan Duduk Di Depan Kapal

Perjalanan kita tempuh sekitar 2 jam dari Senggigi ke Gili Nanggu, enaknya di lombok ini estimasi 2 jam uda pasti 2 jam sampe karena jalanan lancar  bebas tanpa hambatan.

Sampailah kita di sebuah warung yang ternyata warung tersebut adalah pemilih kapal yang akan menyewakan kita kapal keliling komplek Gili Nanggu untuk hopping island. Selain menyewakan kapal, dia juga menyewakan peralatan untuk snorkeling bagi yang tidak membawanya. Minta yang baru atau masih bagus y, jangan mau dikasih yang jelek. kan kita bayar. hehe

Berangkatlah kita bertiga ke dermaga yang tinggal jalan kaki doang dari warung tersebut. Perjalanan di mulai, kapal yang digunakan disini lebih kecil dari yang di Gili Trawangan, ini kapalnya. Perjalanan pertama kita di antar ke Gili Nanggu, pas turun “wah rame amat” kayanya emg karena weekend banyak penduduk lokal juga yang main ke situ, soalnya banyak banget anak kecil.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Selamat Datang di Gili Nanggu

Pemandu kita ngajak jalan ke arah yang paling ujung, karena disana lebih sepi dan ikan nya lebih banyak. Turunlah kita dan memang benar lebih sepi dan ikan nya banyak banget plus besar-besar, jangan lupa bawa roti buat kasih makan ikan-ikan. Sayang tapi ada sampah plastik yang mengapung-ngapung di pantai, sedih liatnya. Kita tidak terlalu lama disini, karena masih ada beberapa Gili yang harus kita kunjungi di kompleks Gili Nanggu ini.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Underwater Gili Kondo

Selanjutnya kita ke Gili lainnya, Gili Kedis ini lebih sepi cuma beberapa pria dan turis asing 4 orang. Di sini kegiatannya apalagi kalau bukan snorkeling. haha pokok nya snorkeling until you die. :p Kalau disini yang bagus terumbuk karangnya, ikan nya tidak sebanyak di Gili Nanggu.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Underwater Gili Kedis

Next stop Gili Sudak, disini kita bisa makan siang dan snorkeling. Karena cuma di Gili ini saja yang ada restaurantnya. hehe Kalau di Gili Sudak banyak bintang laut, tapi hati-hati banyak bulu babi juga. Tapi bulu babi ini mahal banget loh kalau di sushi tei, satu sea urcin harganya Rp. 100.ooo. hihi

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Bintang Laut nya Gendut

Selesai puas snorkeling dan makan es kelapa, kita putuskan untuk pulang ke tempat kita di drop di warung, untuk mandi dan siap-siap ke bandara sambil cari makan. Sepanjang perjalanan kita hanya tidur, dan sempat melihat arakan pengantin yang katanya setiap weekend banyak sekali di lombok ini arakan pengantin.

Dan akhirnya kita makaaaan ini makan siang gabung makan malam juga, kita mampir di rumah makan yang namanya nasi balap puyung persis di sebrang bandara. Nasi balap puyung adalah salah satu makan khas Lombok, dan rasanya luar biasa enak dan pedas. Mantep cocok sama lidah sunda ku ini, pedas gurih. Nyam let’s have some dinner. 😀

Selesai makan, kita langsung di drop di bandara untuk siap-siap pulang ke Jakarta. Oh my God, cepat sekali waktu berlalu. Padahal kan masih ada beberapa tempat yang belum sempat dikunjungi. Next time i will come back again lah pokok nya buat Lombok, i’m falling in love with you.

Jujur sih, lebih suka Lombok daripada Bali. Why?

  1. Lombok masih sepi dan traffic ok banget lancar
  2. Objek wisata nya masih bersih dan tidak seramai Bali
  3. Makanannya enak-enak,  pedas gurih cocok sama lidah ku
  4. Lebih ramah untuk turis lokal, tidak terlihat perlakuan berbeda antara turis asing dan turis lokal seperti di Bali yang sangat mencolok

Biaya untuk snorkeling di Gili Nanggu ini :

Sewa kapal : Rp. 500.000/ kapal

Sewa alat snorkeling : Rp. 50.000/ orang

Enjoy holiday, Indonesia itu indah kawan. Kita sama-sama jaga negeri kita ini, jangan buang sampah sembarangan. Sampai jumpa lagi di lain waktu. Peace Love & Still Wonderful

Lombok (Hari ke-2)

Hari kedua kita di Gili Trawangan, yang pertama dilakukan adalah bangun pagi untuk mengejar sunrise. Tepat pukul 05.30 pagi, kita sudah siap menuju spot sunrise di Gili Trawangan dengan menggunakan sepeda yang sudah disediakan oleh pihak hotel. Sudah lama juga saya tidak naik sepeda, rasanya senang sekali. Bisa kebut-kebutan naik sepeda di pagi hari, dan masih sepi tidak banyak cidomo yang lalu lalang.

sepeda

Kangen Sepedaan

Sayangnya pagi ini, cuaca sedikit kurang mendukung. Mendung dan sedikit gerimis, jadi sunrisenya tidak terlalu terlihat karena tertutup oleh awan. Tapi ya okelah daripada tidak dapat sama sekali. hehe Padahal kalau tidak mendung, kita bisa melihat sunrise dengan view pegunungan.

sunset

Sunrise @ Gili Trawangan

Tapi kita masih tetap berharap sunrise akan muncul dengan indahnya, sambil ambil beberapa foto narsis. :p Foto yang paling ok, ya gaya dengan yoga pose. Karena akan muncul seperti siluet siluet gitu.

Yoga

Yoga Pose

Akhirnya kita lanjutkan perjalanan bersepeda dengan mengelilingi Gili Trawangan dan berhenti di setiap spot yang cocok untuk ambil foto.

Pantai

Salah Satu Spot Foto

Salah satunya ya foto di ayunan yang berada di tengah laut. Kalau belum foto di ayunan itu berarti belum datang ke Gili Trawangan. :p Ada dua spot ayunan sebetulnya, yang satu di The Exile Gili dan satu nya di Ombak Sunset. Karena di The Exile Gili sepi dan lebih dekat, akhirnya foto disini saja. Foto di ayunan ini akan lebih bagus jika sedang moment sunset, karena disini spot bagus untuk sunset.

Ayunan

Ayunan @ The Exile Gili

Karena kita sudah berasa lelah gowes sepeda dan matahari mulai terik, kita putuskan untuk kembali ke hotel untuk sarapan dengan rute yang berbeda. Dengan bermodal sok tahu, nyasar dan akhirnya menggunakan GPS untuk sampai hotel. Ketika akan masuk belok ke hotel, tiba-tiba berpapasan dengan pria asing aka bule dan tampan sekali, akhirnya saya dan bule itu sedikit memelankan laju sepeda dan saling menatap. Dalam hati saya “Ganteng juga ini bule”.

Sampai di hotel, langsung menuju resto untuk sarapan. Disini resto nya open air dan dengan view kolam renang dan deretan villa yang tanpa kolam renang sendiri. Menu sarapannya ada buffet terdiri dari waffle, buah-buahan, sereal, dll. Croissant nya enak banget deh, fresh from the oven gitu wangi dan yummmy. Kita juga harus memesan menu utama untuk sarapan dan minuman tambahannya. Saya memesan Nasi Goreng, karena ingat akan snorkeling jadi harus makan nasi dan minumnya Mojito lemon gitu. Rasanya enak terutama mojitonya.

11

Nasi Goreng dan Lemon Mojito

Waktu nunggu nasi goreng ini dateng, tiba-tiba lihat bule tampan yang papasan pas tadi sepedaan. Ternyataaaa dia Chef di hotel ini, jadilah rasa nasi gorengnya makin enak. Kalau ke Lombok lagi, nginep sini lagi lah. Siapa tau bisa kenalan sama Chef nya buat diajarin masak. :p

10

View saat sarapan

Selesai sarapan, kita langsung packing dan siap-siap untuk snorkeling di tiga gili yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Kebetulan saya sudah siap packing, jadi sambil menunggu teman-teman packing saya berenang lagi saja. hehe

Selesai packing dan berenang, langsung check out dan minta pihak hotel untuk mencarikan cidomo untuk kita ke dermaga. Akhirnya dapat cidomo, kita langsung menuju dermaga untuk bertemu dengan orang kapal yang akan mengantar hoping island 3 gili. Karena kita hoping island nya private, jadi jam nya kita yang menentukan. Biaya untuk hoping island private ini kita dapatkan sekitar Rp. 1.300.000 sudah keliling 3 Gili, 1 guide, 1 nakhoda kapal, dan pulangnya di antar ke Teluk Nara. Kapal yang kita pilih kali ini yaitu model glass bottom, kita bisa melihat dari kapal untuk pemandangan bawah laut, karena dibawah kapal adalah kaca.

private boat

Glass Bottom Private Boat

Kalau mau ikut hoping island yang public, bisa join dengan travel-travel yang ada disekitaran dekat dermaga yang menawarkan hoping island 3 gili dengan biaya sekitar Rp. 120.000 – 150.000. Tapi kalau ikut yang public, jam nya sudah ditentukan oleh pihak travel sekitar pukul 10.30 sudah berangkat dari dermaga dan akan kembali pukul 15.00, untuk kapalnya sharing dengan sekitar 30 orang wisatawan.

Public Boat

Boat Ramai-Ramai dari Travel

Bisa bedakan kan, yang private dan yang public. Takut tumpah penuh banget banget. hehe

Swim

Let’s Go

Snorkeling spot pertama yaitu Gili Meno, kita lihat terumbuk karang yang cantik-cantik deh. Jangan sampai terinjak atau disentuk ya guys.

Terumbuk

Terumbuk Karang

Disini ikannya tidak terlalu banyak, tapi terumbuk karangnya bagus-bagus. Selanjutnya kita mencari penyu, ada satu spot dekat Gili Meno tempat penyu-penyu berenang. Karena kita sudah terlalu siang, kata guide nya jadi susah nemu penyu nya. Biasanya sekitar pukul 09.00 atau 10.00 pagi, penyu-penyu banyak berenang.

Ikan 2

Kaya di Aquarium kan?

Karena kita tidak dapat dapat penyu nya, kita lanjutkan ke spot berikutnya yang banyak ikan-ikannya. Jadi kita sudah menyiapkan roti tawar untuk menjadi umpan ikan-ikan tersebut. Ikannya memang banyak kalau di Gili Air.

Ikan

Ikan Ikan di Gili Air

Sudah lelah snorkeling, saatnya mendarat di Gili Air untuk makan siang. Karena tidak nafsu makan nasi, jadi kita pesan cemilan-cemilan saja dan minum air kelapa.

Gili Air

Deretan Resto @ Gili Air

Lunch

Kalau Sudah Makan, Ga Peduli Foto Bagus Apa nggak

Harga makannya sih menurut saya standar ya, tidak terlalu mahal juga. Tapi disini saya mencoba gelato enak banget deh, satu scoop nya Rp. 15.000. Namanya Gili’s Gelato.

Gelato

Strawberry Sorbet Gelato

Selesai makan kita diantar menuju Teluk Nara, karena hari ini akan menginap di daerah Senggigi yaitu Dream Estate Resort. Di perjalanan kita sempatkan mampir di beberapa spot untuk sunset sekitar senggigi, tapi cuaca mendukung jadi tidak mungkin dapat sunset. Salah satunya Bukit Malibu, dari sini kita bisa lihat deretan 3 Gili yaitu Air, Meno, dan Trawangan.

View Malibu

View Bukit Malibu

Sesampainya di Teluk Nara, kita dijemput oleh driver yang akan mengantar kita ke hotel untuk mandi dulu dan bersih-bersih, baru malamnya pergi makan malam dan membeli oleh-oleh.

Dream Estate

Dream Estate Resort

Villa nya bersih dan besar, serta fasilitasnya lengkap sekali. Kalau niat sih bisa masak-masak juga, tapi ya kita malas karena capek juga. hehe

Setelah istirahat, kita lanjutkan perjalanan untuk membeli oleh-oleh. Saya lupa sih nama tempat beli oleh-olehnya yang pasti setiap wisatawan pasti mampir ke tempat oleh-oleh tersebut. Menurut saya, oleh-oleh dari Lombok tidak ada yang menarik untuk di beli terutama makanannya ya. Saya sedikit menyesal, kenapa tidak beli kain tenun lebih banyak saja kemarin di Desa Sade, karena saya benar-benar bingung mau beli oleh-oleh apa untuk makanannya. Makanan khasnya manisan rumput laut, kalau manisan gini sih saya tidak perlu beli jauh-jauh dari lombok, karena keluarga papa saya juga suka buat dan saya tidak suka makanan manis. hehe

Manisan Rumput Laut

Manisan Rumput Laut

Harga manisan ini satu bungkusnya sekitar Rp. 170.000 lumayan mahal kan untuk ukuran manisan. Di sebelah toko oleh-oleh makanan, ada toko mutiara saya sempat lihat-lihat tapi kok mutiaranya besar-besar ya, jadi tidak berminat untuk beli, karena terlihat kaya ibu-ibu kalau di pakai. Selesai belanja oleh-oleh, akhirnya kita pergi makan malam di Furama Resto. Resto nya ini di pinggir pantai senggigi, dan menu andalannya adalah seafood. Kita hanya memesan ikan, cumi, sayuran, dll. Kita bebas mau dimasak apa saja tinggal bilang sama pelayan resto nya.

Furama Resto

Furama Resto

Ikan Bakar

Ikan Bakar

Menurut ku sih rasanya biasa saja, tidak terlalu enak-enak banget. Mungkin karena lagi migrain ya, jadi rasanya biasa banget. Harga makanan disini tergolong mahal ya dengan rasa yang biasa. Kita bertiga dan dua menu untuk driver, total keseluruhannya habis Rp. 425.000. Selesai makan kita kembali ke hotel, untuk istirahat dan tidur kepala saya pusing sekali. Sampai di hotel, langsung packing dan tidur siap-siap untuk besok pagi hoping island di Gili Nanggu. Good nite, see you tomorrow ^_^

Pengeluaran :

Mobil (sewa)                     : Rp. 500.000/ hari

Kapal glass bottom           : Rp. 1.300.000 (Private)

Makan siang                       : Rp. 300.000

Hotel                                    : Rp. 1.200.000/ malam

Makan Malam @ Furama : Rp. 425.000

 

Lombok (Hari ke-1)

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba juga, yaitu liburan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Satu hari sebelum keberangkatan, mulai packing dan cek kembali barang-barang yang akan dibawa. Satu lagi, tiba-tiba jadi sulit tidur karena jam penerbangan yang saya pilih yaitu pagi sekitar pukul 06.00. Sehingga saya harus berangkat dari rumah menuju bandara sekitar pukul 03.30 pagi. Takut kesiangan saja rasanya besok.

Tepat pukul 03.30 pagi saya menuju bandara, dan berkumpul dengan teman saya  yang lain disana. Tapi ternyata salah satu teman saya tidak ada kabar, ketika kita akan boarding ada telepon masuk dari teman saya tersebut dan berkata “Saya kesiangan bangun”. Kita sudah pasrah dan mencari solusi untuk dia menyusul saja, tapi ternyata harga tiket sudah semakin mahal dan dia memilih untuk tidak pergi. Hari pertama kita sudah penuh drama. hehe

Tepat pukul 06.00, kita take off menuju Lombok. Senang dan juga ngantuk rasanya di pesawat, tapi saya paling tidak bisa tidur di pesawat. Sepanjang perjalanan di udara, banyak pemandangan cantik deretan pegunungan dari pulau jawa, bali, sampai lombok. Kebetulan cuaca pada pagi itu cerah berawan, jadi cantik sekali pemandangannya.

awan

BlueSky

gunug

Deretan Pegunungan dari Atas Awan

Dan akhirnya tibalah saya di Bandara International Lombok Praya. Setiabanya di bandara, saya di jemput oleh driver yang sudah kita hubungan beberapa hari sebelum berangkat ke Lombok. Ini driver katanya langganannya sepupu saya, jadi dia sudah hafal sekali tentang Lombok karena drivernya memang asli orang Lombok. Sambil menunggu drivernya ambil mobil, kita foto-foto dulu di depan bandara. hehe

Bandara

Bandara International Lombok

Perjalanan kita lanjutkan sesuai dengan itinerary yang telah dibuat, tapi kita mampir dulu ke Desa Sade dimana Suku Sasak tinggal. Ketika sampai di Desa Sade ini, kita akan langsung disambut oleh tour guide yang merupakan asli warga suku Sasak. Guide ini akan menjelaskan mengenai adat istiadat, mengajak keliling Desa Sade. Di desa ini banyak keunikan-keunikan yang bisa kita temukan. Contohnya saja mengenai bangunan rumah, dan fungsinya. Di setiap rumah, orang tua harus tidur di ruangan paling depan dekat pintu masuk, sedangkan anak gadisnya tidur di dapur dekat kamar bersalin. Jadi di setiap rumah itu, ada kamar bersalin khusus dimana wanita yang tinggal dirumah itu akan melahirkan ditempat tersebut. Mereka juga membersihkan lantainya dengan menggunakan kotoran kerbau.

sade

Selamat Datang di Desa Sade

Setelah dijelaskan beberapa hal, ada yang paling menarik buat kita-kita yaitu anak gadis di desa ini jika akan menikah harus di culik oleh pria yang akan menikahinya. Jadi waspadalah untuk para gadis, siap-siap di culik oleh pria. hehe itulah sebabnya kenapa para gadis harus tidur di dekat dapur, karena agar tidak mudah di culik oleh para pria. Karena jika akan menculik mereka, para pria harus melewati kamar orang tuanya si gadis. Di sana juga kita diajarkan untuk membuat kain tenun sambil memakai pakaian adat mereka. hihi susah-susah gampang buat kain tenun, dan mereka membuat kain tenun dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore, hanya istirahat saat makan saja. Kebayangkan gimana capeknya, dan dalam satu hari mereka hanya selesai satu jengkal saja. Pantas saja kain tenun mahal, jadi jangan protes kalau kain tenun mahal ya.

16

Belajar Menenun

Pakaian Adat Suku Sasak

Pakaian Adat Suku Sasak

Selesai berkeliling, saya membeli beberapa kain tenun dan gelang untuk oleh-oleh. Disini jangan ragu untuk menawar ya, mereka senang kalau kita menawar harga yang mereka berikan. Jangan lupa juga memberikan tips pada tour guidenya, karena mereka tidak memasang tarif, kata tour guidenya seikhlasnya saja. hehe

memintal benang

Memintal Benang

Kain Tenun

Deretan Kain Tenun untuk di jual

Perjalanan kita lanjutkan menuju Pantai Kuta, pantainya sepi banget tidak banyak pengunjung atau mungkin karena bukan hari libur, jadinya sepi. Hanya terlihat beberapa turis asing yang sedang berjemur, selebihnya para pedagang souvenir. Kata driver saya, jangan membeli souvenir apapun disini, karena jika kita beli di satu pedagang, maka pedagang lainnya akan memaksa kita untuk membeli juga.

Kuta Lombok

Kuta Lombok

Tidak banyak aktivitas yang dapat kita lakukan disini, hanya bermain di pinggir pantai, bermain selancar kalau bisa, dan berjemur. hehe jadi kita lanjutkan saja perjalanan menuju tanjung aan.

Tanjung Aan

Tanjung Aan

Di tanjung aan ini, kita bisa menyebrang ke sebuah pulau dan melakukan aktivitas snorkeling nama tempatnya bukit merese. Sayangnya waktu kita yang terbatas, jadi kita tidak menyebrang ke pulau tersebut. Kita hanya foto-foto sebentar, dan melanjutkan perjalanan menuju air terjun yang terdekat dengan tracking yang juga tidak terlalu sulit, pilihan kita yaitu Air Terjun Benang Stokel dan Air Terjun Benang Kelambu.

Air Terjun Benang Kelambu

Air Terjun Benang Kelambu

Untuk menuju air terjun ini, sangatlah mudah. Di pintu masuk, kita tinggal bilang mau ke air terjun mana saja dan akan menggunakan jasa ojek atau tracking jalan kaki. Nanti si penjaga pintu masuknya, akan mengenakan tarif sesuai dengan pilihan kita. Kebetulan saya memilih 2 air terjun saja dan menggunakan ojek, ojek ini sudah plus tour guide juga y. Karena sudah terlalu sore, kita pilih yang cepat dan mudah. hehe

Mandi di Air Terjun

Keramas di Air Terjun

Selain mandi di air terjun, kita bisa juga berenang di kolam renang semacam infinity pool dengan view hutan. Keren juga deh ini.

Infinity Pool

Infinity Pool view Jungle

Selanjutnya kita menuju ke air terjun yang satunya lagi, Air Terjun Benang Stokel. Air terjun ini tidak jauh dari pintu masuk, cukup berjalan beberapa meter dan kita bisa bertemu dengan monyet-monyet liar yang bergelantungan di pohon.

Air Terjun Benang Stokel

Air Terjun Benang Stokel

Kalau menurut saya sih, air terjunnya biasa banget ya karena air terjun di sukabumi lebih bagus-bagus. hehe disini juga kita tidak lama, karena ada yang sudah lapar belum makan siang. Jadi kita segera pulang dan mencari tempat makan, menu makan siang dan makan malam hari ini adalah ayam bakar taliwang di resto lesehan taliwang nada. Resto nya bersih banget, toiletnya juga, jadi saya sekalian bersih-bersih mandi. hehe

Saya memesan ayam bakar taliwang dan plecing kangkung, beberok terong, dan tahu goreng. Ini menunya enak-enak deh, saya suka tahu gorengnya lembut banget dan ayam nya pedas. Kalau suka pedas pasti suka masakan lombok deh. Enak banget, sampai aku nambah nasi. hihi

Lesehan Taliwang Nada

Menu Lesehan Taliwang Nada

Harga makanan disini menurut saya tidak terlalu mahal, untuk berempat kita cukup membayar Rp. 200.000 sampai kekenyangan bahkan bersisa tidak habis. Sangat murah bukan? dibandingkan makan di jakarta, sekali makan bisa Rp. 200.000 sendiri. :p

menu 2

Menu Pilihan Kita

Sambal

Sambalnya Juara

Sudah kenyang kita lanjutkan kembali perjalanan menuju hotel yang terletak di Gili Trawangan. Masih 2 jam perjalanan menuju pelabuhan untuk kita menyebrang dari sengigi ke Gili Trawangan. Nama pelabuhannya Teluk Nara, disini kapalnya 24 jam, kita bisa menyebrang kapan pun kita mau asal siapkan uang agak lebih ya. hehe

Kita menyebrang dengan menggunakan speedboat dengan waktu tempuh hanya 10 menit saja sudah sampai Gili Trawangan, tentunya ada harga ada fasilitas yang ditawarkan ya. Jadi kalau speedboat ini sistemnya charter Rp. 500.000 untuk sekali jalan menyebrang dan isinya hanya kita saja private. Enak sih cepat sekali sampainya di Gili Trawangan.

speedboat

Speedboat Teluk Nara ke Gili Trawangan

Sampainya kita di Gili Trawangan kita naik cidomo, karena di Gili Trawangan hanya ada kendaraan ini saja dan sepeda. Cidomo itu sejenis dokar atau andong, tapi disini disebutnya cidomo. Harga persekali jalan rata-rata Rp. 100.000 untuk satu Cidomo, menuju hotel yang kita telah book yaitu Les Villas Ottalia.

Akhirnya perjalanan panjang hari ini, diakhiri dengan berenang di hotel. hehe

12

Villa kita malam ini dengan private pool, mari kita berenang

Di hotel ini, kita memesan villa dengan dua kamar dan kolam renang pribadi. Villanya sih enak banget bersih, jauh dari kebisingan. Cocok untuk orang yang honeymoon sih sepertinya. Tapi buat kita juga cocok sih, nanti saya akan review secara khusus untuk hotelnya. Sampai jumpa di hari berikutnya di Lombok ya

Pengeluaran :

Mobil (Sewa)                                 : Rp. 500.000/ hari termasuk bensin dan driver

Tips Tour Guide Desa Sade         : Rp. 50.000

Biaya Masuk Air Terjun              : Rp. 80.000/ orang

Makan Lesehan Taliwang Nada : Rp. 200.000

Speedboat                                       : Rp. 500.00/ sekali jalan

Cidomo                                            : Rp. 100.000/ sekali jalan

Hotel Les Villas Ottalia                : Rp. 2.400.000/ malam

Contact Driver :

Pak Satria : 0819 3313 0137 (Whatsapp/ Sms/ Telp)

Explore Bogor Botanical Garden

Di hari senin yang seharusnya saya cuti untuk liburan ke pegunungan, akhrinya harus berakhir dengan liburan keliling bogor menemani teman saya.

Tujuan pertama kita, di pagi hari yang cerah adalah Kebun Raya Bogor yang letaknya tidak jauh dari stasiun bogor. Hanya tinggal berjalan kaki saja, sekitar 500 meter.

Karena sudah lama sekali tidak pernah ke sini, harga tiket masuknya sekitar Rp. 25.000. Dan kondisi kebun raya bogor pagi ini, sepi sekali karena ini bukan hari libur ya.

1

Selamat Datang di Kebun Raya Bogor

Kita mulai berkeliling dan mengabadikan beberapa tempat untuk berfoto. Salah satunya diantara pohon bambu. 😀

3

Selamat Pagi Bogor

Selanjutnya kita berjalan menuju halaman depan Istana Presiden yang terletak di dalam kawasan kebun raya bogor. Di halaman istana ini, terdapat banyak rusa yang kalau hari libur. Banyak warga yang memberikan makan pada rusa-rusa tersebut dari balik pagar.

2

Selamat Datang di Kebun Raya Bogor

Karena cuaca begitu cerah dan terik, akhirnya saya memutuskan untuk duduk istirahat sebentar di kursi di bawah pohon rindang.

7

Nice Spot

Perjalanan kita lanjutkan menuju tempat bunga anggrek, mereka memiliki tempat khusus untuk tanaman anggrek.

5

Kebun Anggrek

Di dalam ruangan yang terlihat seperti rumah ini, banyak aneka ragam anggrek yang cantik dengan aneka warna. Seperti Anggrek Bulan, Anggrek Macan, dan lain-lain.

6

Anggrek Bulan

8

Anggrek Macan

9

Anggrek yang terlihat seperti terompet

Perjalanan di kebun raya ini, akhirnya kita sudahi karena panas dan sudah lapar. Kebun Raya Bogor ini, sangat direkomendasikan untuk dikunjungi oleh keluarga berpiknik di taman dengan harga yang sangat terjangkau. Selain menikmati hijaunya taman, bisa menambah pengetahuan juga untuk kita mengenai segala jenis tanaman.

Selamat berlibur, salam manis dari kota Bogor yang begitu saya cinta. 😀

Alamat :

Kebun Raya Bogor

Jalan Ir. Haji Juanda No.13, Bogor

Jam Operasional : 08.00 am – 05.00 pm

Macaroni Panggang & Lasagna Gulung

Liburan natal yang panjang dan belum ada rencana mau pergi kemana. Akhirnya menghabiskan waktu dengan jalan-jalan di sekitaran rumah saja. Berhubung ini adalah long weekend, dan seperti biasa bogor penuh dengan orang-orang dari luar kota. Jadi saya menunggu hari orang-orang kerja pada masuk. Hari selasa yang tepat untuk keluar rumah berwisata kuliner. 😀

Sepupu saya ngidam banget makan macaroni panggang dan saya maunya lasagna gulung. Cocok banget pilihannya makan di macaroni panggang sambil pesan lasagna gulung.

Menu yang saya pesan adalah ketan bambu yang diberi cocolan ebi dan serundeng (kelapa parut yang diberi bumbu dan di sangrai), hampir mirip seperti lamang kali ya.

20151229_130950

Ketan Bambu @ 35 IDR

20151229_131823

Ketan Bambu dengan Ebi

Minuman di cuaca yang amat panas di bogor ini, saya pesan Lyche Blue Ice yang terdiri dari soda, leci, dan ada sirupnya.

20151229_130529

Lychee Blue Ice @25IDR

Berhubung ngidamnya Lasagna Gulung, jadi pesan juga lasagna gulung rasanya enak banget dan full toping.

20151229_141854

Lasagna Gulung @ 89IDR

Karena akan lanjut ke restoran selanutnya, jadi kita makan cuma sekedar cicip-cicip. Sisanya kita bungkus untuk dibawa pulang. :p

Kalau datang kesini wajib hukumnya pesan lasagna gulung dan macaroni panggang, sayangnya saya tidak foto macaroni panggangnya karena sudah lapar.

Lasagna disini ada beberapa pilihan rasa yaitu beef, chicken, tuna, dan kerang. Sedangkan untuk Macaroni panggang ada yang special ada yang biasa dan dengan 3 ukuran berbeda yaitu small, medium, large.

Untungnya sekarang resto ini bisa pembayaran dengan menggunakan debit, dulu metode pembayaran mereka hanya menerima tunai saja. Total semua makan disini kemarin sekitar 320 ribu rupiah untuk berempat, depan pesan menu Macaroni panggang medium, Lasagna gulung beef, pancake chocolate, Chicken strip, Ketan bambu dan 5 minuman lainnya.

Selamat mencoba ^_^

 

Address :

Macaroni Panggang & Lasagna Gulung

Jl. Salak No.24, Bogor Tengah, Kota Bogor

Open : 07.00 – 21.00

 

Toast Station

Kedai-kedai yang lagi happening di daerah pondok indah tepatnya di tempat dulu pom bensin pondok indah.

Jam 23.00 saya dan teman saya mencari makan dan mampir ke satu kedai yang namanya adalah Toast Station. Dari namanya saja sudah terlihat ya apa yang mereka jual, y tidak lain dan tidak bukan adalah roti panggang macam sandwich gitu. Konsepnya mirip sandwich bakar yang ada di Puri.

11

Menu

Karena masih promo buy 2 get 3, maka saya pesan Philly Cheesestick Sandwich.

IMG_20151213_224240

Philly Cheesestick Sandwich

Rasa dari Philly Cheesestick Sandwich ini sendiri lumayan lah, cuma cheese nya kurang melt dan beef nya terlalu besar-besar untuk ukuran Philly.

But overall boleh lah untuk dicoba kalau lagi mampir ke daerah pondok indah, dengan pelayanan mas-masnya yang ramah. hehe

 

Address:

Toast Station

Jalan Metro Pondok Indah Blok TC No. 11 (Bekas Pom Bensin Pondok Indah)

Kebayoran Lama, Jakarta

Open : 12.00 – 23.00

 

Raja Rasa

Kali pertama ke restaurant satu ini, restaurant sunda yang kalau di lihat dari luar megah banget bangunannya.

Disini konsep restaurantnya ada yang duduk seperti biasa meja kursi, ada yang lesehan tertutup private, dan lantai atas biasa digunakan untuk acara acara tertentu. Mungkin seperti wedding, arisan, atau acara lamaran juga.

Menu yang disajikan seperti biasa restaurant khas sunda, ikan bakar, ikan goreng, bakar-bakaran.

Enaknya makan disini pesan menu paket saja yang tinggal dipilih dan menunya sudah ditentukan untuk lauk-lauknya. Menu paket biasanya untuk 4 orang saja.

5

Menu Paket Pilihan

Kebetulan kemarin kita pesan paket 6 dan 2. Begitu keluar banyak banget, karena mungkin yang makan hanya berenam orang saja.

9

Sebagian Menu yang di pesan

Untuk rasa cukup ok kok, saya suka ikan goreng dan ikan bakarnya enak, udang bumbu telur asinnya juga enak.

Suka kangkung hot plate nya juga enak.

8

Kangkung Hot Plate

Karena saat berkunjung adalah perayaan ulang tahun yang di bulan desember, jadi kita ada perayaan kecil.

7

Birthday Girls

Kita undang 30 orang teman, yang hadir cuma 3 orang. Sedangkan yang ulang tahun ada 4 orang. Ya sudahlah alhamdulillah rejeki yang ulang tahun berarti. Terima kasih y sudah datang.

6

Address :

Raja Rasa

Jl. Ampera Raya No. 137, Cilandak

Telp.021 7829714

Shabu Hachi

Kali kedua berkunjung ke restaurant satu ini, untuk yang suka makan shabu shabu dan makanan jepang. Bisa mampir untuk coba restaurant satu ini.

Konsep restaurant ini adalah all you can eat, dengan 4 varian daging dan 6 varian soup yang bisa kita pilih sendiri sesuai selera.

4 Varian daging ini harganya tentu berbeda-beda :

  • Australian : 138 K
  • US Prime : 150 K
  • US Black Angus : 230 K
  • Wagyu MB 9+ : 250 K

Sebetulnya dengan memilih yang Ausralian saja sudah enak kok, dagingnya lembut banget.

6 Varian soup yang dapat kita pilih yaitu :

  • Japanese Broth
  • Original Konbu
  • Miso Soup
  • Hot Miso Soup
  • Sukiyaki
  • Tomyum

Yang paling favorite yaitu Japanese Broth dan Original Konbu, bedanya Japanase Broth rasanya gurih sedangkan Original Konbu ada rasa manisnya.

Tapi saya tidak pernah pesan keduanya, karena saya lebih suka Tomyum atau Hot Miso Soup.

Pelayannya akan menyiapkan satu orang satu bowl yang sudah berisi soup yang kita pilih dan 2 plater daging yang kita pilih. Jika dagingnya sudah habis, kita bisa minta pelayannya untuk nambah.

3

2 Plater Beef & Tomyum Soup

Untuk lauk dan sayuran lainnya, kita bisa ambil di meja bar yang sudah disediakan dengan berbagai macam pilihan sayur, daging, seafood, bakso, tahu, dll. Silahkan ambil sepuasnya sampai kenyang. Selain itu juga ada beberapa bumbu yang kita bisa tambahkan sendiri.

4

Meja Bar

Puas ambil semua dish, silahkan untuk berkreasi dengan soup yang sudah dipanaskan diatas kompor listrik dan tunggu hingga matang, siap untuk disantap. Yummy

2

TomYum Soup

 

Karena suka pedas, jadi saya suka banget pesan kuah TomYum. Must Try if you like TomYum and spicy. hehe

Setelah kenyang makan, saatnya foto bersama. :p

1

Graduation Team Prasetiya Mulya Business School 2015

Terima kasih untuk panitia wisuda yang sudah bekerja keras menyiapkan wisuda tahun 2015 dengan baik. Alhamdulillah lancar semuanya y. 🙂

Kalau mau makan disini, enaknya group yang minimal 10 orang. Ada harga special untuk group. Dan kalau mau group makannya yang di cabang ampera, karena mereka punya ruang VIP khusus untuk 36 orang. hehe

Sedikit promo, maklumi saja ini yang punya alumni Prasetiya Mulya. :p

Continue reading